Rabu, 23 November 2016

FAEDAH KHITAN DALAM PANDANGAN AGAMA DAN KESEHATAN


NAMA                        : Indah Wuwu Taneswari
NIM                            : 141510675
KELAS                       : 5B
MATA KULIAH       : Studi Islam 2
                                                
A.    FAEDAH KHITAN DALAM PANDANGAN AGAMA DAN KESEHATAN
Khitan secara etimologis (lughawi) merupakan bentuk masdar (verbal noun) dari fi'il madi khatana (خَتَن) yang berarti memotong. Dalam terminologi syariah Islam, bhitan bagi laki-laki adalah memotong seluruh kulit yang menutup hasyafah (kepala penis) kemaluan laki-laki sehingga semua hasyafah terbuka. Sedang bagi wanita khitan adalah memotong bagian bawah kulit yang disebut nawat yang berada di bagian atas faraj (kemaluan perempuan). Khitan bagi laki-laki disebut i'dzar sedang bagi perempuan disebut khifd. Jadi, khifd bagi perempuan sama dengan khitan bagi laki-laki.
B.       DALIL QURAN DAN SUNNAH (HADITS) TENTANG KHITAN

QS An-Nahl :123

ثم أوحينا إليك أن اتبع ملة إبراهيم حنيفاً وما كان من المشركين). [النحل:123]
Artinya: Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah agama     Ibrahim seorang yang hanif” dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan”

- QS Al Hajj 78
                                                           
حَرَجٍ مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَذَا لِيَكُونَ الرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ
Artinya: Ikutilah agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan begitu pula dalam (Al quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia.

- Hadits riwayat Bukhary & Muslim

الْفِطْرَةُ خَمْسٌ – أَوْ خَمْسٌ مِنَ الْفِطْرَةِ – الْخِتَانُ وَالاِسْتِحْدَادُ وَنَتْفُ الإِبْطِ وَتَقْلِيْمُ الأََظْفَارِ وَقَصُّ الشَّارِبِ
Artinya: Fithrah itu ada lima: Khitan, mencukur rambut kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan memotong kumis .
Dalam dunia medis pengangkatan kulit penis atau khitan sering menimbulkan krontrovesi. Tapi kini sudah banyak penelitian yang menunjukkan dampak positif dari khitan atau sunat.Hasil penelitian di Sydney Medical School menemukan pria yang tidak sunat lebih berisiko terkena penyakit infeksi seperti uretra, infeksi saluran kemih, dan ginjal. Parahnya pria yang tidak sunat akan berisiko empat kali lipat terkena salah satu penyakit tersebut. Penelitian yang dilakukan terhadap 407.902 orang, termasuk anak-anak maupun pria dewasa ini menyimpulkan bahwa khitan dapat memberikan perlindungan sepanjang hidup dan menurunkanrisiko penyakit saluran kemih mencapai tiga kali lipat.
Pada anak usia 1 tahun yang tidak sunat risikonya mencapai 9,9 kali lebih besar terkena infeksi saluran kemih. Anak laki-laki berusia 1 – 16 tahun yang tidak sunat berisiko lebih tinggi 6,6 kali. Sementara pada pria dewasa yang berusia di atas 16 tahun berisiko 3,4 kali lebih tinggi. Selain itu, pria yang dikhitan berisiko lebih kecil mengalami lecet, luka atau cedera lain di penis selama berhubungan seks. Sehingga risiko penularan HIV pun menjadi berkurang. Luka di kulit penis yang menjadi jalan penularan HIV saat berhubungan intim pun bisa diatasi. Beberapa penelitian medis membuktikan bahwa penderita penyakit kelamin lebih banyak dari kalangan yang tidak dikhitan. Begitu juga penderita AIDS, kanker alat kelamin, bahkan kanker rahim juga banyak diderita oleh pasangan yang tidak dikhitan. Ini juga yang menjadi salah satu alasan orang-orang non-Muslim di Eropa dan Amerika Serikat melakukan khitan.

C.       TUJUAN KHITAN (SUNAT) SECARA SYARIAH

1. Tujuan utama syariah kenapa khitan itu disyariatkan adalah karena menghindari adanya najis pada anggota badan saat shalat. Karena, tidak sah shalat seseorang apabila ada najis yang melekat pada badannya. Dengan khitan, maka najis kencing yang melihat disekitar kulfa (kulub) akan jauh lebih mudah dihilangkan bersamaan dengan saat seseorang membasuh kemaluannya setelah buang air kecil.

2. Mengikuti sunnah Rasulullah.

3. Mengikuti sunnah Nabi Ibrahim.

D.  MANFAAT KHITAN BAGI KESEHATAN

1.    Lebih higienis (sehat) karena lebih mudah membersihkan kemaluan (penis) daripada yang tidak sunat. Memang mencuci dan membasuh kotoran yang ada dibawah kulit depan kemaluan orang yang tidak disunat itu mudah, namun khitan dapat mengurangi resiko infeksi bekas air kencing. Menurut penelitian medis, infeksi bekas urine lebih banyak diderita orang yang tidak di sunat.
2.      Mengurangi resiko infeksi yang berasal dari transmisi seksual. Pria yang di khitan   memiliki resiko lebih rendah dari infeksi akibat hubungan seksual, termasuk HIV / AIDS. Walaupun seks yang aman tetap penting.
3.      Mencegah problem terkait dengan penis. Terkadang kulit muka penis yang tidak di khitan akan lengket yang sulit di pisah. Dan ini dapat berakibat radang pada kepala penis (hasyafah)
4.      Mencegah kanker penis (penis cancer). Kanker penis tergolong jarang terjadi, apalagi pada penis yang di sunat. Di samping itu, kanker leher rahim (cervical cancer) lebih jarang terjadi pada wanita yang bersuamikan pria yang di khitan.

Sumber: www.rumahsunatan.com                             
Sumber: mediaindonesia.com
Sumber: http://www.alkhoirot.net







Tidak ada komentar:

Posting Komentar